Main Article Content

Abstract

Gangguan menstruasi masih menjadi masalah yang sering ditemukan dengan angka
kejadian cukup tinggi terutama pada remaja. Sebanyak 75% remaja mengalami gangguan
terkait dengan menstruasi Kondisi tersebut diperparah dengan pola makan remaja yang
belum baik, yang berakibat pada peningkatan status gizi yang tidak normal. Apabila
tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas, produktivitas
dan aktivitas remaja sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kejadian
gangguan menstruasi berdasarkan status gizi pada siswi remaja YPPS Bandung. Jenis
dan rancangan yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, menggunakan
pendekatan cross sectional study. Populasi adalah siswi remaja usia 10-19 tahun dengan
jumlah sampel dengan menggunakan teknik total sampling adalah 102 orang. Instrumen
penelitian yang digunakan adalah kuesioner gangguan menstruasi dan timbangan berat
badan serta pengukur tinggi badan. Angka kejadian status gizi kurus sebesar 23,52%,
normal 35,29%, gemuk 41,17%. Simpulan dari penelitian ini adalah gangguan menstruasi
banyak dialami oleh remaja dengan status gizi lebih yaitu sebesar 91,17%. Adapun
jenis dari gangguan menstruasi yang banyak dialami oleh siswi remaja disana adalah
hipermenorea.

Keywords

gangguan menstruasi, remaja, status gizi

Article Details

How to Cite
Miraturrofi’ah, M. (2020). KEJADIAN GANGGUAN MENSTRUASI BERDASARKAN STATUS GIZI PADA REMAJA. Jurnal Asuhan Ibu Dan Anak, 5(2), 31-42. https://doi.org/10.33867/jaia.v5i2.191