Main Article Content

Abstract

Hipertensi masih menjadi salah satu penyebab kematian di Indonesia sebanyak 70% orang
menderita hipertensi pada tahun 2018. Salah satu penatalaksanaan untuk mengurangi
terjadinya komplikasi pada hipertensi yaitu berupa aktivitas fisik jalan kaki. Penelitian
tentang pengaruh jalan kaki terhadap penurunan tekanan darah sudah banyak dilakukan
tetapi khusus pada usia dewasa madya dengan durasi tertentu (20 menit) belum pernah
dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh jalan kaki 20
menit terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian
yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jenis quasi experiment without control group preposttest design. Sampel yang terlibat sebanyak 15 orang penderita hipertensi yang diambil
secara consecutive sampling. Analisis inferensial yang digunakan adalah uji statistik t-test
dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar
responden berjenis kelamin perempuan (73,3%), berpendidikan SD (46,7%), bekerja
sebagai IRT (60,0%), dan memiliki kategori IMT overweight (53,3%). Hasil uji statistik
rerata nilai tekanan darah sistolik dan diastolik setelah perlakuan (p-value = 0,000). Dapat
disimpulkan bahwa terdapat pengaruh jalan kaki 20 menit terhadap penurunan tekanan
darah. Saran yang dapat diberikan bahwa jalan kaki 20 menit selama tiga kali seminggu
dapat menjadi pilihan sebagai terapi nonfarmakologi dalam menurunkan tekanan darah

Keywords

hipertensi, jalan kaki, tekanan darah

Article Details

How to Cite
Gartika, N., Nur Al Idrus, S., & Wilandika, A. (2021). PENGARUH JALAN KAKI DUA PULUH MENIT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI. Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 7(2), 69-76. https://doi.org/10.33867/jka.v7i2.219