Inilah 6 Hal Penting tentang Sholat Tarawih di Rumah Hukum, Niat, dan Tata Caranya

aisyiyah

apakah boleh sholat tarawih dirumah

Sholat Tarawih merupakan sholat sunnah yang dikerjakan secara berjamaah pada malam hari di bulan Ramadhan. Sholat ini memiliki keutamaan yang besar bagi umat muslim. Pelaksanaannya dapat dilakukan di masjid atau musholla, namun terkadang muncul pertanyaan mengenai kebolehan melaksanakannya di rumah. Kondisi tertentu seperti sakit, cuaca buruk, atau keadaan darurat lainnya terkadang membuat seseorang kesulitan untuk pergi ke masjid.

Sebagai contoh, seseorang yang sedang sakit dan tidak memungkinkan untuk keluar rumah, atau seorang ibu yang memiliki bayi dan kesulitan untuk meninggalkannya. Atau mungkin, seseorang yang tinggal di daerah terpencil yang jauh dari masjid atau musholla. Dalam kondisi seperti ini, penting untuk memahami hukum dan tata cara sholat Tarawih di rumah.

apakah boleh sholat tarawih dirumah

Sholat Tarawih di rumah hukumnya boleh. Bahkan, Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakan sholat Tarawih di rumah. Hal ini menunjukkan bahwa sholat Tarawih di rumah bukanlah suatu hal yang dilarang.

Kebolehan sholat Tarawih di rumah memberikan kemudahan bagi umat muslim yang memiliki uzur atau halangan untuk berjamaah di masjid. Meskipun demikian, sholat Tarawih berjamaah di masjid tetap lebih utama karena mengandung pahala yang lebih besar.

Jika melaksanakan sholat Tarawih di rumah, disarankan untuk tetap berjamaah dengan keluarga. Hal ini akan menambah keberkahan dan keharmonisan dalam keluarga.

Jumlah rakaat sholat Tarawih di rumah sama dengan di masjid, yaitu 8 atau 20 rakaat, ditambah dengan sholat witir 3 rakaat. Tata cara pelaksanaannya pun sama.

Meskipun di rumah, usahakan untuk tetap menjaga kekhusyukan dan konsentrasi dalam sholat. Hindari gangguan-gangguan yang dapat memecah konsentrasi.

Simak Video untuk apakah boleh sholat tarawih dirumah:


Membaca surat-surat pendek setelah Al-Fatihah dalam sholat Tarawih dianjurkan. Pilihlah surat yang mudah diingat dan dipahami maknanya.

Setelah sholat Tarawih, dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir. Hal ini akan menambah pahala dan keberkahan.

Bagi yang melaksanakan sholat Tarawih di rumah, tetaplah menjaga semangat dan keikhlasan dalam beribadah. Jangan sampai karena di rumah, semangat ibadah menjadi berkurang.

Meskipun sholat Tarawih di rumah diperbolehkan, jika memungkinkan, usahakanlah untuk tetap berjamaah di masjid. Keutamaan sholat Tarawih berjamaah di masjid lebih besar daripada di rumah.

Dengan memahami hukum dan tata cara sholat Tarawih di rumah, diharapkan umat muslim dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk dan optimal, baik di masjid maupun di rumah.

Poin-Poin Penting

  1. Hukum Sholat Tarawih di Rumah:

    Sholat Tarawih di rumah hukumnya boleh, terutama bagi mereka yang memiliki uzur syar’i seperti sakit, perjalanan jauh, atau kondisi cuaca yang buruk. Meskipun demikian, sholat berjamaah di masjid tetap lebih dianjurkan karena memiliki pahala yang lebih besar. Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakan sholat Tarawih di rumah, namun beliau juga menganjurkan untuk sholat berjamaah di masjid.

  2. Jumlah Rakaat:

    Jumlah rakaat sholat Tarawih di rumah sama dengan di masjid, yaitu bisa 8 atau 20 rakaat, ditambah dengan sholat witir 3 rakaat. Tidak ada perbedaan jumlah rakaat antara sholat Tarawih di rumah dan di masjid. Pilihan jumlah rakaat tergantung pada kemampuan dan kebiasaan masing-masing individu.

  3. Tata Cara Pelaksanaan:

    Tata cara pelaksanaan sholat Tarawih di rumah sama dengan di masjid. Mulai dari niat, takbiratul ihram, membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, rukuk, sujud, hingga salam, semua dilakukan sesuai dengan tata cara sholat yang berlaku. Perbedaannya hanya terletak pada tempat pelaksanaannya saja.

  4. Keutamaan Berjamaah di Masjid:

    Meskipun sholat Tarawih di rumah diperbolehkan, sholat berjamaah di masjid tetap lebih utama. Hal ini dikarenakan pahala sholat berjamaah lebih besar daripada sholat sendirian. Selain itu, sholat berjamaah di masjid juga dapat mempererat tali silaturahmi antar umat muslim.

  5. Menjaga Kekhusyukan:

    Baik di masjid maupun di rumah, kekhusyukan dalam sholat Tarawih perlu dijaga. Usahakan untuk menghindari gangguan-gangguan yang dapat memecah konsentrasi, seperti suara televisi atau handphone. Fokuskan pikiran dan hati hanya kepada Allah SWT selama menjalankan sholat.

  6. Berjamaah dengan Keluarga:

    Jika melaksanakan sholat Tarawih di rumah, disarankan untuk berjamaah dengan keluarga. Hal ini dapat meningkatkan keharmonisan dan kebersamaan dalam keluarga, serta memberikan contoh yang baik kepada anak-anak tentang pentingnya sholat Tarawih. Selain itu, berjamaah dengan keluarga juga dapat menambah semangat dalam beribadah.

Tips dan Detail

  • Mempersiapkan Tempat Sholat:

    Pastikan tempat sholat di rumah bersih dan nyaman. Siapkan sajadah dan perlengkapan sholat lainnya agar ibadah dapat dilakukan dengan khusyuk. Bersihkan area sholat dari barang-barang yang dapat mengganggu konsentrasi.

  • Membaca Doa dan Dzikir:

    Setelah sholat Tarawih, luangkan waktu untuk membaca doa dan dzikir. Hal ini dapat menambah pahala dan keberkahan ibadah. Bacalah doa dan dzikir dengan khusyuk dan penuh penghayatan.

  • Membaca Al-Qur’an:

    Selain sholat Tarawih, luangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan. Membaca Al-Qur’an di bulan suci ini memiliki pahala yang berlipat ganda. Pahami dan renungkan makna ayat-ayat yang dibaca.

  • Menjaga Niat:

    Pastikan niat sholat Tarawih ikhlas karena Allah SWT. Hindari niat-niat yang tidak baik, seperti riya atau pamer. Luruskan niat hanya untuk mencari ridha Allah SWT.

Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang memiliki keutamaan yang besar di bulan Ramadhan. Melaksanakan sholat Tarawih, baik di masjid maupun di rumah, merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Dengan melaksanakan sholat Tarawih, diharapkan umat muslim dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. Oleh karena itu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di bulan ini, termasuk sholat Tarawih. Dengan memperbanyak ibadah, diharapkan dosa-dosa dapat diampuni dan pahala dapat berlipat ganda.

Sholat Tarawih juga merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan sholat Tarawih, umat muslim dapat berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta. Hal ini dapat meningkatkan rasa cinta dan kedekatan kepada Allah SWT.

Selain itu, sholat Tarawih juga dapat melatih kedisiplinan dan kesabaran. Melaksanakan sholat Tarawih secara rutin setiap malam di bulan Ramadhan membutuhkan kedisiplinan dan kesabaran yang tinggi. Hal ini dapat membentuk karakter yang lebih baik.

Sholat Tarawih juga dapat mempererat tali silaturahmi antar umat muslim. Saat sholat berjamaah di masjid, umat muslim dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan sesama muslim. Hal ini dapat memperkuat ukhuwah islamiyah.

Bagi yang melaksanakan sholat Tarawih di rumah, penting untuk tetap menjaga semangat dan kekhusyukan dalam beribadah. Meskipun di rumah, usahakan untuk menciptakan suasana yang khusyuk seperti di masjid.

Membaca Al-Qur’an sebelum atau sesudah sholat Tarawih juga sangat dianjurkan. Dengan membaca Al-Qur’an, umat muslim dapat menambah pengetahuan agama dan meningkatkan pemahaman terhadap ajaran Islam.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Manfaatkanlah bulan suci ini dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT.

Sholat Tarawih merupakan salah satu amalan utama di bulan Ramadhan. Dengan melaksanakan sholat Tarawih dengan ikhlas dan khusyuk, diharapkan umat muslim dapat meraih ridha Allah SWT dan mendapatkan ampunan atas dosa-dosanya.

Melaksanakan sholat Tarawih, baik di masjid maupun di rumah, merupakan bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah SWT. Marilah kita manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Muhammad Al-Farisi: Apakah sholat Tarawih di rumah mengurangi pahala dibandingkan di masjid?

Ustaz Drs. H. Mahya Hasan, M.A.: Sholat Tarawih di rumah tetap mendapatkan pahala, namun pahala berjamaah di masjid lebih utama. Jika ada uzur, sholat di rumah diperbolehkan.

Ahmad Zainuddin: Berapa rakaat minimal sholat Tarawih di rumah?

Ustaz Drs. H. Mahya Hasan, M.A.: Minimal 8 rakaat ditambah 3 rakaat witir, sama seperti di masjid.

Bilal Ramadhan: Apakah boleh sholat Tarawih sendirian di rumah?

Ustaz Drs. H. Mahya Hasan, M.A.: Boleh, jika tidak memungkinkan berjamaah dengan keluarga.

Fadhlan Syahreza: Apakah bacaan sholat Tarawih di rumah berbeda dengan di masjid?

Ustaz Drs. H. Mahya Hasan, M.A.: Tidak ada perbedaan, bacaannya sama saja.

Ghazali Nurrahman: Apakah harus membaca surat panjang dalam sholat Tarawih di rumah?

Ustaz Drs. H. Mahya Hasan, M.A.: Tidak harus, boleh membaca surat pendek sesuai kemampuan.

Hafidz Al-Karim: Bagaimana jika tertidur dan melewatkan sholat Tarawih di rumah?

Ustaz Drs. H. Mahya Hasan, M.A.: Tidak ada kewajiban mengqadha sholat Tarawih. Namun, jika ingin, boleh dikerjakan di lain waktu sebagai sholat sunnah biasa.

Artikel Terkait

Bagikan:

Artikel Terbaru