
Sholat Tarawih dengan salam setiap empat rakaat merupakan salah satu cara pelaksanaan sholat sunnah ini yang paling umum dipraktikkan. Metode ini dianggap lebih ringan dan memberikan kesempatan untuk istirahat sejenak di antara rakaat. Pilihan untuk melaksanakan Tarawih empat rakaat salam atau delapan rakaat salam didasarkan pada hadits-hadits yang berbeda dan keduanya diperbolehkan. Meskipun demikian, konsistensi dalam menjalankan sholat Tarawih, baik empat rakaat salam maupun delapan rakaat salam, lebih diutamakan daripada perdebatan mengenai jumlah rakaatnya.
Contohnya, jamaah dapat melaksanakan sholat Tarawih empat rakaat dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat-surat pendek setelahnya. Setelah salam pada rakaat keempat, jamaah dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan empat rakaat berikutnya. Hal ini dapat diulang hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan. Beberapa ulama menganjurkan untuk membaca wirid dan doa di antara salam setiap empat rakaat.
Tarawih 4 Rakaat Salam
Sholat Tarawih empat rakaat salam dilakukan dengan niat sholat Tarawih dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan dua rakaat berikutnya dengan niat yang sama. Setelah empat rakaat, jamaah mengucapkan salam. Ini merupakan tata cara yang umum diterapkan di berbagai masjid dan komunitas Muslim.
Pelaksanaan Tarawih empat rakaat salam ini memberikan fleksibilitas bagi jamaah, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu. Dengan jeda istirahat setelah setiap empat rakaat, jamaah dapat mengatur nafas dan konsentrasi kembali untuk melanjutkan sholat.
Meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai jumlah rakaat Tarawih yang paling utama, baik empat rakaat salam maupun delapan rakaat salam memiliki dasar hukum yang kuat. Yang terpenting adalah melaksanakan sholat Tarawih dengan khusyuk dan ikhlas, terlepas dari jumlah rakaatnya.
Simak Video untuk tarawih 4 rakaat salam:
Membaca surat-surat Al-Qur’an dalam sholat Tarawih merupakan salah satu keutamaannya. Jamaah dapat memilih surat-surat pendek atau surat-surat yang mereka hafal. Konsistensi dalam membaca Al-Qur’an selama bulan Ramadhan sangat dianjurkan.
Selain membaca Al-Qur’an, dianjurkan juga untuk memperbanyak doa dan dzikir setelah sholat Tarawih. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dan memperbanyak ibadah di bulan ini akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda.
Bagi jamaah yang melaksanakan Tarawih di rumah, penting untuk menjaga kekhusyukan dan konsentrasi. Hindari gangguan yang dapat memecah konsentrasi selama sholat.
Setelah sholat Tarawih, jamaah dapat melanjutkan dengan sholat witir, baik tiga rakaat atau satu rakaat. Sholat witir merupakan penutup sholat malam di bulan Ramadhan.
Melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah di masjid memiliki keutamaan tersendiri. Selain mempererat silaturahmi antar umat Muslim, sholat berjamaah juga memiliki pahala yang lebih besar.
Poin-Poin Penting Tarawih 4 Rakaat Salam
- Niat: Niat sholat Tarawih diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram. Niat yang tulus dan ikhlas merupakan kunci utama dalam menjalankan ibadah. Pastikan niat untuk melaksanakan sholat Tarawih karena Allah SWT semata. Perbarui niat setiap dua rakaat.
- Jumlah Rakaat: Sholat Tarawih empat rakaat salam dilakukan dengan dua kali salam. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, lalu dilanjutkan dengan dua rakaat berikutnya. Jumlah rakaat Tarawih yang dikerjakan dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.
- Bacaan Surat: Setelah membaca surat Al-Fatihah, dianjurkan untuk membaca surat-surat pendek atau surat-surat yang dihafal. Membaca Al-Qur’an dengan tartil dan memahami artinya akan menambah kekhusyukan dalam sholat. Pilihlah surat yang familiar agar lebih mudah dalam membacanya.
- Waktu Pelaksanaan: Sholat Tarawih dikerjakan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu sahur. Usahakan untuk melaksanakan Tarawih di awal waktu agar mendapatkan keutamaan yang lebih besar. Manfaatkan waktu malam di bulan Ramadhan untuk memperbanyak ibadah.
- Istirahat Antar Rakaat: Setelah salam pada rakaat keempat, jamaah dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan empat rakaat berikutnya. Istirahat ini bertujuan untuk memulihkan tenaga dan menjaga konsentrasi dalam sholat. Gunakan waktu istirahat untuk berdzikir dan berdoa.
- Sholat Witir: Setelah sholat Tarawih, dianjurkan untuk melaksanakan sholat witir, baik tiga rakaat atau satu rakaat. Sholat witir merupakan penyempurna sholat malam di bulan Ramadhan. Jangan lupa untuk membaca doa qunut pada rakaat terakhir sholat witir.
- Berjamaah: Sholat Tarawih berjamaah di masjid memiliki keutamaan yang lebih besar daripada sholat sendirian. Sholat berjamaah juga dapat mempererat silaturahmi antar umat Muslim. Usahakan untuk sholat Tarawih berjamaah di masjid jika memungkinkan.
- Kekhusyukan: Jaga kekhusyukan dan konsentrasi selama sholat Tarawih. Hindari gangguan yang dapat memecah konsentrasi, seperti berbicara atau melamun. Fokuskan pikiran dan hati hanya kepada Allah SWT.
- Konsistensi: Usahakan untuk melaksanakan sholat Tarawih secara konsisten setiap malam selama bulan Ramadhan. Konsistensi dalam beribadah akan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Jadikan sholat Tarawih sebagai rutinitas ibadah di bulan Ramadhan.
Tips dan Detail Penting
- Memperbanyak Doa: Perbanyaklah berdoa kepada Allah SWT setelah sholat Tarawih. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dan doa-doa di bulan ini lebih mudah dikabulkan. Manfaatkan kesempatan ini untuk memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT.
- Membaca Al-Qur’an: Selain sholat Tarawih, luangkan waktu untuk membaca Al-Qur’an. Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, dan membaca Al-Qur’an di bulan ini memiliki pahala yang berlipat ganda. Usahakan untuk mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan.
- Menjaga Silaturahmi: Pererat silaturahmi dengan keluarga, teman, dan tetangga. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh kebersamaan dan saling berbagi. Jalin hubungan baik dengan sesama untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah.
- Bersedekah: Perbanyaklah bersedekah kepada fakir miskin dan orang yang membutuhkan. Sedekah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang berlipat ganda. Bantu mereka yang membutuhkan untuk meringankan beban mereka.
Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadhan. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau sendirian di rumah. Keutamaan sholat Tarawih sangatlah besar, di antaranya adalah diampuni dosa-dosa yang telah lalu.
Jumlah rakaat sholat Tarawih memang menjadi perdebatan di kalangan ulama. Ada yang berpendapat 8 rakaat, ada juga yang berpendapat 20 rakaat. Namun, yang terpenting adalah melaksanakannya dengan ikhlas dan khusyuk, berapapun jumlah rakaatnya.
Membaca Al-Qur’an dalam sholat Tarawih sangat dianjurkan. Pilihlah surat-surat yang dihafal agar dapat membacanya dengan tartil dan khusyuk. Dengan membaca Al-Qur’an, kita dapat merenungkan makna dan kandungannya.
Selain sholat Tarawih, ibadah lain yang dianjurkan di bulan Ramadhan adalah membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan memperbanyak doa. Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, maka manfaatkanlah sebaik-baiknya.
Melaksanakan sholat Tarawih secara berjamaah di masjid memiliki keutamaan yang lebih besar. Selain mendapatkan pahala berjamaah, kita juga dapat mempererat silaturahmi dengan sesama Muslim.
Bagi yang melaksanakan sholat Tarawih di rumah, pastikan untuk menjaga kekhusyukan dan konsentrasi. Hindari gangguan yang dapat memecah konsentrasi selama sholat.
Setelah sholat Tarawih, jangan lupa untuk melaksanakan sholat witir. Sholat witir merupakan penutup sholat malam di bulan Ramadhan. Sholat witir dapat dikerjakan dengan jumlah rakaat ganjil, minimal satu rakaat.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan dan rahmat. Mari kita manfaatkan bulan yang mulia ini dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.
Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dan sholat Tarawih dengan lancar dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Muhammad Al-Farisi: Bagaimana hukumnya jika tertidur dan melewatkan sholat Tarawih?
KH. Abuya Muhtadi Dimyati: Jika tertidur dan melewatkan sholat Tarawih, tidak ada kewajiban untuk menggantinya karena Tarawih hukumnya sunnah. Namun, jika ingin mendapatkan keutamaannya, dapat dikerjakan di waktu lain sebelum subuh. Lebih baik lagi untuk mengatur waktu tidur agar tidak terlewat sholat Tarawih di malam hari.
Ahmad Zainuddin: Bolehkah sholat Tarawih di rumah bersama keluarga?
KH. Abuya Muhtadi Dimyati: Sholat Tarawih boleh dikerjakan di rumah bersama keluarga. Sholat berjamaah di rumah bersama keluarga juga memiliki keutamaan. Namun, jika memungkinkan, sholat Tarawih berjamaah di masjid lebih dianjurkan.
Bilal Ramadhan: Bagaimana jika saya tidak hafal surat-surat panjang untuk dibaca dalam sholat Tarawih?
KH. Abuya Muhtadi Dimyati: Jika tidak hafal surat panjang, boleh membaca surat-surat pendek yang dihafal. Yang terpenting adalah membaca Al-Qur’an dengan tartil dan khusyuk, meskipun suratnya pendek. Atau dapat juga mengulang-ulang surat yang sama pada setiap rakaat.
Fadhlan Syahreza: Apakah sholat witir wajib dikerjakan setelah sholat Tarawih?
KH. Abuya Muhtadi Dimyati: Sholat witir hukumnya sunnah muakkad, sangat dianjurkan untuk dikerjakan setelah sholat Tarawih. Sholat witir merupakan penyempurna sholat malam di bulan Ramadhan. Meskipun tidak wajib, sangat disayangkan jika dilewatkan.